| Nama Produk | Minyak Pra Cukur Kayu Putih Peppermint |
| Jilid | 30ml |
| Aroma | Kayu Putih Pepermin |
| Fitur | Peppermint Eucalyptus Pre Shave Oil dapat mengurangi pencukuran dan membuat pori-pori lebih tebal |
| Melayani | Layanan Grosir OEM ODM, Sampel gratis tetapi Anda membebankan biaya pengiriman. |
| Waktu Pengiriman | 7-25hari |

Bahan
MINYAK BIJI VITIS VINIFERA (ANGGUR), MINYAK KERNEL APRIKOT TERHIDROGENASI, MINYAK BUAH OLEA EUROPAEA (ZAITUN), MINYAK BIJI SIMMONDSIA CHINENSIS (JOJOBA), MINYAK KERNEL ARGANIA SPINOSA, HAKKA YU, MINYAK DAUN EUCALYPTUS GLOBULUS

Bahan Utama
VITIS VINIFERA: Memiliki efek penghambatan pada caspase-8. Caspase adalah komponen inti yang mengarah pada apoptosis sel. Oleh karena itu, penghambatannya berarti memperpanjang umur sel dan meningkatkan aktivitas kulit; memiliki proliferasi melanosit yang dapat membuat janggut lebih hitam dan berkilau; memiliki efek mengecilkan dan mengencangkan diameter pori-pori, serta memiliki efek mengencangkan, mengurangi pencukuran dan membuat pori-pori lebih tebal. Sekaligus melumasi proses pencukuran.
MINYAK BIJI SIMMONDSIA CHINENSIS (JOJOBA): Minyak jojoba adalah minyak dasar yang sangat permeabel, mudah diserap oleh kulit, menyegarkan, melembabkan, tidak berminyak, efektif memperbaiki kulit berminyak, mengatur fungsi sekresi kelenjar sebaceous, mengecilkan pori-pori, dan juga sangat baik minyak pelembab kulit. Lapisan minyak yang dibentuknya berbeda dengan minyak mineral. Ini dapat menyerap air yang diuapkan dan juga mengontrol hilangnya air. Hal ini juga dapat melembutkan jenggot dan menjaga jenggot tetap berkilau.
ARGANIA SPINOSA: Minyak argan kaya akan vitamin E alami, dan asam lemak tak jenuh seperti omega3 dan omega6 dapat memberikan nutrisi pada janggut, menjadikan janggut lebih sehat, dan meningkatkan pertumbuhan janggut.
Minyak Mentha (MENTHA ARVENSIS): Memiliki sensasi sejuk yang jernih dan dapat menghilangkan rasa terbakar setelah bercukur, menyejukkan dan menenangkan.
(EUCALYPTUS GLOBULUS): kaya akan antibakteri, efektif menghambat bakteri jerawat; menghambat histamin, dapat melawan alergi; dapat mendorong proliferasi keratinosit.














